Selamat Datang Di Website Resmi Peta Digital Provinsi Banten

Penyusunan Draft Road Map Pemanfaatan Aset

Image

Penyusunan Draft Road Map Pemanfaatan Aset

2021-04-28

Disela-sela bulan puasa ramadhan, Sub Bid Penggunaan dan Pemanfaatan melaksanakan Rapat Kerja Sub Bidang dalam rangka menyusun Draft Rpd Map Pemanfaatan Aset, dengan isian Rop Map Sebagai Berikut. Inovasi utama adalah bagaimana kita membuat Peta Jalan (Road Map) Pemanfaatan Aset yang optimal. 1) Penatausahaan aset harus baik, artinya aset yang diperoleh dari APBD harus tercatat dengan lengkap dan benar 2) Pengamanan, Aset yang telah tercatat harus clear and clean 3) Penggunaan, Aset yang clear and clean harus di gunakan oleh OPD secara optimal 4) Pemanfaatan, Aset yang tidak digunakan oleh OPD dapat di manfaatkan. 5) Menentukan Skema pemanfaatan : Bentuk bentuk pemanfaatan Kami menggunakan yang dikenal dengan the spectrum of public and private partnership. Adapun model-model privatisasi infrastruktur dikategorikan dalam 3 jenis fasilitas, yaitu : a) fasilitas yang ada, model privatisasinya dilakukan dengan dijual, sewa, dan kontrak/perjanjian operasional dan pemeliharaan b) fasilitas yang membutuhkan investasi untuk ekspansi atau rehabilitasi, model privatisasi adalah dengan Lease-Build-Operate (LBO) atau Buy-Build-Operate (BBO) dan wraparound addition dimana Perusahaan swasta menyewa atau membeli fasilitas dari pemerintah, beroperasi di bawah kesepakatan dan membayar biaya tertentu c) fasilitas yang baru akan dibangun., model privatisasi dengan cara Build-Transfer-Operate (BTO), Build Operate-Transfer (BOT) dan Build Own Operate (BOO). 6). Menentukan langkah-langkah Pemanfaatan : a) Identifikasi aset adalah melakukan identifikasi dengan cara melakukan pemeriksaan dari aset yang terdaftar serta mencari informasi kalau ada aset lainnya yang belum masuk daftar inventarisasi, dengan cara melakukan pemeriksaan dilapangan. b) Legal Audit adalah mengetahui data legal suatu aset yang dimiliki suatu daerah itu sangat diperlukan, bila suatu aset belum mempunyai data legal, maka itu akan menjadi masalah bila ada penyerobotan dari pihak ketiga maka pemerintah daerah yang akan dirugikan. c) Analisis Optimalisasi Aset adalah mengevaluasi pemanfaatan aset saat ini terhadap penerimaan dari masing –masing aset, sehingga dapat diambil kesimpulan apakah suatu aset dapat ditingkatkan/dioptimalkan lagi atau tidak/masih idle, kemudian bila masih mempunyai peluang/idle maka akan dilanjutkan HBU study. d) Highest and Best Use Study (HBU Study) adalah aset yang telah dievaluasi dapat disimpulkan bahwa aset yang belum optimal pemanfaatanya akan dilakukan kegiatan HBU Study untuk menentukan pemanfaatan aset dengan nilai terbaik yaitu bila suatu aset tidak menghasilkan penerimaan atau hasil penerimaan lebih kecil dari pemeliharaannya, aset ini harus segera ditangani dengan mengukur penerimaan tambahan atau melakukan pengkajian ulang dengan melihat kondisi aset untuk dioptimalkan kembali. 7). Melaksanakan Pemanfaatan Terdapat 5 (lima) metode pemanfaatan aset yaitu sewa, pinjam pakai, kerja sama pemanfaatan, bangun guna serah, bangun serah guna, dan kerja sama infrastruktur yang satu sama lain memiliki tujuan, keunggulan dan karakteristik tersendiri. Dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah, setiap metode pemanfaatan aset (kecuali pinjam pakai) memiliki bentuk kontribusinya masing-masing yang mampu meningkatkan pendapatan daerah dan/atau peningkatan aset daerah.

No     Nama Jenis     Icon Picture Total Aset Persentase Jenis Aset
1 Tanah Bangunan Kntr Pemerintah 57 21.59 %
2 Tanah Bangunan Pos Jaga 1 0.38 %
3 Danau / Situ / Rawa 27 10.23 %
4 Tanah Bangunan Pembibitan 1 0.38 %
5 Ladang Lainnya 1 0.38 %
6 Tanah Kebun 3 1.14 %
7 Tanah Bangunan Gedung 10 3.79 %
8 Tanah Komp. Bendungan 1 0.38 %
9 Tnh utk Bngunan Instalasi Peng 1 0.38 %
10 Kolam Air Tawar 2 0.76 %
11 Tanah Kosong 4 1.52 %
12 Tanah Bangunan Mess/Wisma/Asra 3 1.14 %
13 Tnh Bngunan Rmh Fasilitas Tmpt 4 1.52 %
14 Tnh Kosong yg tdk diusahakan 2 0.76 %
15 Tanah Kebun Campuran Lain-Lain 2 0.76 %
16 Penggalian Lainnya 1 0.38 %
17 Tanah Lap. Parkir Konstruksi A 1 0.38 %
18 Tanah Bangunan Olahraga 1 0.38 %
19 Tanah Bangunan Laboraturium 2 0.76 %
20 Tanah Bangunan Rumah Sakit 2 0.76 %
21 Tanah Bangunan Tmpt Kerja Lain 2 0.76 %
22 Makam Umum/Kuburan Umum 1 0.38 %
23 Tanah Bangunan Rumah Negara Go 2 0.76 %
24 Tanah Bangunan Pendidikan dan 133 50.38 %
Back to Top